Skip links

Lihat Lebih Dekat Potensi Martitim Indonesia

Indonesia merupakan negara maritim yang besar dan juga memiliki luas wilayah yang luas dari Sabang sampai Merauke yang terbentang luas dalam letak geografis negara Indonesia. Oleh karenanya, sektor logistik memainkan peranan yang penting bagi kelancaran logistik di dalam masyarakat Indonesia. Sektor maritim ini pastinya berhubungan erat kaitannya dengan arus laut itu sendiri. Dalam hal ini, sektor maritim bisa dalam berbagai hal yang ada. Sektor yang ada seperti contohnya sektor perikanan, sektor kelautan, sektor pelabuhan, dan juga sektor-sektor bahari lainnya adalah beberapa bagian yang ada di dalam maritim itu sendiri.

Wilayah Indonesia adalah 70% lautan dan 30% daratan, memiliki lebih dari 17.000 pulau, dengan garis pantai lebih dari 99.000 km. Wilayah laut Indonesia yang luas membuat Indonesia menjadi negara yang memiliki potensi besar di bidang kelautan dan perikanan. Saat ini, Indonesia memiliki lebih dari 250 galangan kapal yang tersebar dari Sabang sampai Merauke, dan 127 industri pendukung yang memproduksi bahan baku dan komponen yang sesuai standar marine use. Sehingga hal ini sangat meningkatkan potensi logistik melalui jalur laut.

Namun, tahukah kamu? Dengan berbagai sumber daya dan kekayaan laut yang dimiliki Indonesia, nyatanya hanya 1,68 juta atau sekitar 0,96% penduduk Indonesia yang bergulat di bidang maritim. Padahal, jauh sebelum penjajahan Belanda, Indonesia dikenal sebagai negara maritim yang kuat. Namun, setelah penjajahan sebagian besar masyarakat Indonesia bergerak di bidang agraris. Oleh karenanya, negara Indonesia memiliki beberapa kelebihan di bidang maritim, diantaranya:

  • Posisi geografis. Indonesia terletak di antara dua samudera, yaitu Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. Posisi ini menjadikan Indonesia sebagai jalur lalu lintas perdagangan internasional.
  • Garis pantai. Indonesia memiliki garis pantai terpanjang kedua di dunia, yaitu 54.716 km. Garis pantai yang panjang ini menjadikan Indonesia memiliki potensi besar untuk pengembangan sektor kelautan, seperti perikanan, pariwisata, dan energi.
  • Keanekaragaman hayati. Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi di wilayah perairannya. Keanekaragaman hayati ini meliputi flora, fauna, dan ekosistem.
  • Sumber daya alam. Indonesia memiliki sumber daya alam yang besar di wilayah perairannya. Sumber daya alam ini meliputi minyak dan gas bumi, mineral, dan perikanan.
This website uses cookies to improve your web experience.
âš“
Drag